MIRZAPUR
ACTION
<p><strong>Bahasa Indonesia</strong> – Takhta MIRZAPUR memberikan kekuasaan besar kepada siapa pun yang menguasainya. Saat ini, sudah ada beberapa pemain yang memperebutkannya: Akhandanand Tripathi—yang menduduki takhta tersebut, Munna Tripathi—sang pewaris, Rati Shankar Shukla—don dari Jaunpur, serta Guddu dan Bablu—dua bersaudara yang datang bagaikan badai dan mengubah tatanan kekuasaan untuk selamanya. Kini, muncul penantang baru dalam saga penuh pertumpahan darah dan kekerasan ini. Babban “Babua”, berasal dari gurun Jaisalmer dan memiliki masa lalu yang terkait dengan Mirzapur. Ia adalah pria kejam dan tanpa belas kasihan yang menjadikan gunting sebagai senjatanya. Mirzapur the Movie menghadirkan perebutan kekuasaan yang penuh darah dan dendam.</p>
<p><strong>English </strong>– MIRZAPUR’s throne gives great power to whoever controls it. There are existing players. Akhandanand Tripathi – who sits on it, Munna Tripathi – the heir apparent, Rati Shankar Shukla –the don of Jaunpur. And, Guddu and Bablu – the two brothers who arrived like a hurricane and changed the dynamics irreversibly. Forever. And then there is the new claimant who appears in this saga of bloodshed and violence. Babban ‘Babua’ – from the deserts of Jaisalmer, and with a past connection with Mirzapur. A violent and ruthless man whose weapon is a pair of scissors. Mirzapur the Movie showcases this power tussle, splashed with blood and revenge.</p>
<p>(In Hindi with Indonesian subtitles)</p>